
Program Diniyah Yayasan An-Nur Meunara Baro merupakan program pendidikan keagamaan yang dirancang untuk menanamkan nilai-nilai Islam sejak usia dini secara terstruktur, terarah, dan berkelanjutan. Program ini menjadi wadah pembinaan generasi muslim agar beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah.
Pembelajaran dalam Program Diniyah mencakup penguatan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an, pembinaan ibadah, penguasaan dasar-dasar akidah dan fikih, serta pembiasaan adab dan akhlak Islami dalam kehidupan sehari-hari santri.
Dengan dukungan tenaga pendidik yang kompeten dan suasana belajar yang kondusif, Program Diniyah Yayasan An-Nur berkomitmen membentuk generasi Qur’ani yang cerdas, berkarakter Islami, dan siap menghadapi tantangan kehidupan di masa depan.

Program Diniyah Yayasan An-Nur Meunara Baro didukung oleh tenaga pengajar yang memiliki kompetensi dan pengalaman dalam bidang pendidikan keislaman. Para ustadz dan ustadzah berasal dari latar belakang pendidikan formal dan nonformal yang relevan dengan bidang yang diampu.
Tenaga pengajar merupakan alumni perguruan tinggi Islam dan lembaga pendidikan dayah, di antaranya Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Dayah Modern Al-Manar, serta lembaga pendidikan Islam lainnya yang memiliki reputasi baik dalam pengembangan keilmuan Islam.
Dalam proses pembelajaran, para pengajar tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga berperan aktif dalam pembinaan akhlak, adab, dan karakter santri melalui keteladanan, pembiasaan ibadah, dan pendampingan yang bersifat edukatif dan humanis.

Kurikulum Madrasah Diniyah Yayasan An-Nur Meunara Baro disusun secara terstruktur, berjenjang, dan berkesinambungan untuk mendukung proses pembelajaran keislaman yang efektif dan berkelanjutan bagi para santri.
Materi pembelajaran dirancang untuk memperkuat pemahaman santri terhadap Al-Qur’an, ibadah, akidah, dan akhlak, serta menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
- Ilmu Tajwid, Tadarus Al-Qur’an, Tahfizhul Qur’an, dan Tilawatil Qur’an
- Kitab Tauhid, Kitab Fiqih, dan Kitab Akhlak
- Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan Kaligrafi
- Muatan Lokal (Seni Islami) dan Sejarah Islam (Qashashul Anbiya’)
Kurikulum ini diterapkan secara bertahap dari Semester I hingga Semester IV, sehingga santri mengalami peningkatan kompetensi secara menyeluruh, baik dalam aspek pengetahuan, keterampilan, maupun pembentukan karakter Islami.
