Aceh Besar – Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Meunara Baro resmi bertransformasi menjadi Madrasah Ibtidaiyah Terpadu (MIT) Meunara Baro. Perubahan nama dan status tersebut dilaunching oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh yang diwakili Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Penmad), Drs. H. Mukhlis, M.Pd, di Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (23/01/2021).
Launching yang mengusung tema “Madrasah Hebat, Madrasah Bermartabat” ini turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, jajaran Kasi Penmad, unsur Muspika Kecamatan Krueng Barona Jaya, para pengawas madrasah, kepala madrasah ibtidaiyah se-Aceh Besar, ketua K2M MI, MTs dan MA Aceh Besar, para imam mukim, geuchik, serta pimpinan Pesantren Modern Al Manar.
Kepala MIT Meunara Baro, Munzir, S.Pd., M.Pd, dalam laporannya menyampaikan bahwa perubahan status tersebut berdasarkan Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh Nomor 0319 Tahun 2020 tentang Perubahan Status Lembaga MIS Meunara Baro menjadi MIT Meunara Baro. Ia menegaskan, kegiatan launching dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Sementara itu, Ketua Umum Yayasan An-Nur Meunara Baro, Dr. Saiful, S.Ag., M.Ag, berharap perubahan nama dan status madrasah ini menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi Qurani yang unggul dan berkarakter.
“Dengan perubahan nama ini, kami berharap MIT Meunara Baro mampu melahirkan insan Qurani, lulusan terbaik yang menjadi generasi unggul dan penerus bangsa,” ujarnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, H. Abrar Zym, mengapresiasi berbagai capaian yang telah diraih MIT Meunara Baro. Ia menilai perubahan status tersebut harus dimaknai sebagai semangat baru untuk terus berinovasi dan meningkatkan mutu pendidikan.
“Ini merupakan peluang besar untuk menjadi madrasah inovatif. Kecerdasan intelektual harus seimbang dengan kecerdasan karakter dan akhlak berbasis Al-Qur’an agar terwujud madrasah yang unggul dan bermartabat,” kata Abrar Zym.
Senada dengan itu, Kabid Penmad Kanwil Kemenag Aceh, Mukhlis, menyatakan dukungannya terhadap visi dan misi Yayasan An-Nur. Ia berharap MIT Meunara Baro dapat menjadi madrasah teladan dan percontohan di Aceh Besar.
“Kami berharap MIT Meunara Baro mampu menjadi sekolah panutan dan melahirkan generasi pecinta Al-Qur’an,” ungkapnya.
Pemerintah, lanjut Mukhlis, terus mendorong peningkatan mutu pendidikan, baik di sekolah negeri maupun swasta, guna melahirkan generasi muda Aceh yang unggul secara intelektual dan kuat dalam nilai-nilai keagamaan.
Kegiatan launching tersebut ditutup dengan pembacaan doa oleh Kepala KUA Kecamatan Krueng Barona Jaya, Tgk. Ikram M. Amin, M.Pd, yang juga merupakan Pimpinan Pesantren Al Manar Aceh Besar. []



Leave a Reply