Yayasan An-Nur terus menanamkan nilai-nilai keislaman kepada para santri melalui kegiatan shalat Dhuha bersama yang dilaksanakan secara rutin di masjid yayasan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri putra dan putri dengan penuh kekhusyukan, ketertiban, serta semangat kebersamaan.
Shalat Dhuha merupakan salah satu ibadah sunnah yang memiliki banyak keutamaan. Selain sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT, shalat Dhuha juga menjadi sarana memohon kelapangan rezeki, keberkahan ilmu, dan kemudahan dalam menjalani aktivitas belajar. Melalui pembiasaan ini, Yayasan An-Nur berharap para santri tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual dan akhlak yang mulia.
Pelaksanaan shalat Dhuha berjamaah ini menjadi bagian dari program pembinaan karakter religius di lingkungan Yayasan An-Nur. Sejak pagi hari, para santri telah bersiap dengan rapi dan tertib untuk melaksanakan shalat secara bersama-sama. Suasana masjid tampak khidmat dengan barisan santri yang mengenakan pakaian muslim yang rapi, mencerminkan nilai kesederhanaan, kedisiplinan, serta persaudaraan.
Pernyataan Ketua Yayasan
“Shalat Dhuha bukan sekadar ibadah sunnah, tetapi juga sarana pendidikan ruhani bagi santri. Kami ingin menanamkan kesadaran bahwa setiap aktivitas belajar harus diawali dengan doa dan kedekatan kepada Allah SWT. Dari sinilah akan lahir generasi yang berilmu, berakhlak, dan bertawakal.”
Ketua Yayasan An-Nur, Dr. Saiful, S.Ag., M.Ag.
“Kami berharap kebiasaan baik ini tidak hanya dilakukan di lingkungan sekolah, tetapi juga terbawa dalam kehidupan santri di rumah dan di tengah masyarakat.”
Keutamaan Shalat Dhuha dalam Islam
“Pada setiap pagi, setiap persendian salah seorang di antara kalian wajib bersedekah. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, dan mencegah dari kemungkaran adalah sedekah. Dan semua itu dapat dicukupi dengan dua rakaat shalat Dhuha.”
(HR. Muslim)
Hadis tersebut menunjukkan bahwa shalat Dhuha memiliki nilai sedekah yang sangat besar bagi seorang Muslim. Dengan melaksanakannya, seorang hamba telah menunaikan kewajiban sedekah atas seluruh persendian tubuhnya.
Selain itu, shalat Dhuha juga dikenal sebagai shalat pembuka pintu rezeki. Rezeki yang dimaksud tidak hanya berupa materi, tetapi juga mencakup keberkahan ilmu, kesehatan, ketenangan jiwa, serta kemudahan dalam setiap urusan. Allah SWT berfirman:
“Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.”
(QS. At-Thalaq: 2–3)
Pembiasaan shalat Dhuha di lingkungan Yayasan An-Nur diharapkan mampu membentuk santri menjadi pribadi yang istiqamah dalam ibadah, disiplin, serta memiliki keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat.



Leave a Reply